Selasa, 27 April 2010
Jejak Pembobol 1,5 Juta Account Facebook Terendus
Demikian laporan dari NZHerald.co.nz yang dikutip detikINET, Senin (26/4/2010). Lewat account ICQ diketahui Kirllos menuliskan alamatnya adalah di Selandia Baru.
Kemudian, ia disebut-sebut adalah seorang pria berusia 24 tahun. Kemudian, Kirllos dikatakan lahir di Russia dan mampu berbahasa Inggris, Prancis serta Russia.
Detektif dari Cyber Crime Unit di Selandia Baru mengatakan telah mulai melakukan kerjasama dengan biro penyelidikan FBI dari Amerika Serikat. Diharapkan, lewat kerjasama internasional, jejak Kirllos bisa terlacak.
Martin Cocker, Direktur Eksekutif dari NetSafe New Zealand, mengatakan pria ini merupakan bagian dari jaringan penipu internasional. Informasi yang ditawarkan pun disebutnya sebagai 'data mentah' yang bisa jadi sudah berubah.
Rekening hasil pembobolan itu diduga akan dipakai untuk menipu pengguna Facebook lainnya. Misalnya, untuk mengirimkan tautan palsu yang berbahaya. "Ujung-ujungnya, yangdikejar oleh orang-orang ini adalah uang," ia menambahkan.
Informasi yang dijual Kirllos diduga berasal dari program jahat yang diam-diam merekam informasi pada komputer korban. Dari 1,5 juta account yang dijualnya, diperkirakan sejumlah 700 ribu account sudah terjual dengan nilai sekitar USD 25.000 (sekitar Rp 225 juta)
Penyair Gaek Diklaim Pengguna Tertua iPad
Virgina Campbell dan iPad (softpedia)
Nenek berusia 99 tahun bernama Virginia Campbell ini memang cinta dunia baca dan tulis. Sayang, ia menderita glaukoma yang membuatnya kesulitan berkarya. Namun berkat iPad, ia bisa lebih lancar beraktivitas.
Si nenek memilih iPad karena selain mudah dipakai di pangkuan, iPad juga punya fitur pembesaran halaman dan layarnya cukup terang sehingga ia mudah melihatnya. Selain itu, keyboard virtual iPad cukup besar yang memudahkan Campbell menulis puisi. Bahkan salah satu puisinya didekasikan khusus untuk iPad.
"Dia sekarang menulis seluruh puisi di iPad. Hal itu mudah ia lakukan di samping dia dan orang lain juga bisa langsung membacanya. Sebab tulisan tangannya agak buruk," tutur Ginny Adelsheim, salah satu puteri Campbell.
Dilansir Softpedia dan dikutip detikINET, Selasa (27/4/2010), Campbell belum pernah memakai komputer sebelumnya. Namun ia tertarik dengan iPad sehingga anaknya rela mengantrikan perangkat tersebut.
Video mengenai aksi si nenek mengutak atik iPad juga mencetak hits di YouTube. Sudah sekitar 400 ribu pengakses menyaksikan sang penyair gaek ini menggunakan iPad. Namun ada kecurigaan, hal ini hanyalah salah satu upaya marketing Apple. ( fyk / wsh )
NIS 2011, Berbonus Dua 'Senjata' Baru
logo Norton (Norton)
"Dengan rilis Norton 2011, kami bertekad untuk terus menghadirkan paket keamanan paling cepat dan paling efektif yang ada dalam pasar," ujar Jens Meggers, Vice President of Engineering, untuk produk Norton, sesuai keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (27/4/2010).
Saat dijajal detikINET, tampilan NIS 2011 masih didominasi warna kuning-hitam seperti versi 2010. Bedanya widget Windows 7 kini telah didesain baru, dengan logo 'Norton' yang lebih elegan.
Proses Instalasi Tak Kebanyakan Birokrasi
Menginstal sebuah software keamanan yang melindungi sistem dari malware kadang terasa ribet dan memusingkan. Semisal pada BitDefender Total Security 2010 dan Trend Micro Internet Security Pro (version 3) yang pemasangannya dirasa sedikit lebih 'kebanyakan birokrasi'.
Hal tersebut terasa sangat berlainan, saat detikINET mencoba menginstal NIS 2010. Bagai jalan tol yang bebas hambatan, instalasi NIS 2010 berjalan mulus dan lancar. Dengan hanya mengklik 1 tombol saja, proses instalasi hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit. Kurang lebih sama seperti NIS 2010.
Saat menginstal, pengguna juga akan diajak untuk bergabung dalam Norton Community Watch. Komunitas ini berperan untuk mengetahui bentuk ancaman-ancaman dari penyebaran program asing terbaru, berbasis reputasi.
Rabu, 21 April 2010
GOOGLE CINA DI HACK???
Google di Hack Oleh Hacker China
Informasi teknologi. Google di Hack Oleh Hacker China – Perseteruan Google dengan pemerintah China hingga sekarang masih terus menghangat. Google sebelumnya mengancam untuk hengkang dari China setelah sejumlah hacker menyerang para pemilik akun gmail. Bagaimana cara hacker untuk menyusup ke akun Gmail dan menyebarkan malware di situs mesin pencari tersebut.
Financial Times, Selasa (26/1/2010) melaporkan, para hacker mengawali aksinya dengan mencari alamat instant messaging (IM) para karyawan Google di china melalui situs jejaring sosial.
Orang yang diduga melakukan penyerangan ke Google dan sejumlah perusahaan kemudian meminta untuk menjadi ‘teman’ para karyawan Google. Ketika mereka telah menjalin pertemenan itulah, para hacker mengirimkan link yang berisi malware kepada para karyawan. Dengan demikian, malware akan menyebar begitu karyawn Google meng-klik link tersebut.
“Penyidikan menunjukkan bahwa penyerang telah memilih sejumlah karyawan perusahaan yang memiliki akses ke data-data penting dan mereka juga mempelajari teman-teman karyawangoogle lainnya,” tulis Financial Times.
“Hacker telah menggunakan akun di jejaring sosial terhadap sejumlah karyawan dan telah menghitung sejumlah kemungkinan bahwa orang tersebut akan mengklik link yang dikirim,” lanjut tulisanFinancial Times
George Kurtz, Chief Technology Officer McAfee membenarkan, penyerang banyak menggunakan program-program instant messaging yang digunakan karyawan untuk mendistribusikan malware.
Kendati demikian, Google juga tetap menyelidiki sejumlah karyawannya yang diduga terlibat dalam serangan yang dimulai sejak pertengahan Desember silam. Tak hanyaGoogle, serangan hacker juga mengenai 30 komputer lainnya